Sate Padang Ajo Manih
Minggu, 22 Juni 2008
 

“Si Abang Hitam Manis” 

 

Image“Hitam tapi Manis”, jelas pak  H. Ali Zahar. Yang dimaksudkannya adalah arti kata manih dalam bahasa padang. Secara lengkap Ajo memiliki makna abang. Begitulah panggilan akrabnya, yang kini sudah menjadi nama tempat makan.  

Sate padang, tentunya berasal dari padang, tapi apakah kawan Jakarta sudah tahu perbedaan antara sate padang yang asli berada di padang dengan sate padang yang banyak diminati di Jakarta? Secara penampilan, sate padang yang berada di Jakarta berwarna kuning pekat, sedangkan sate padang yang asli dari padang sebenarnya berwarna merah. “Perbedaan keduanya, disebabkan daya tarik warna kuning pekat lebih menjual di Jakarta”, tutur Ajo Manih.  

 

Kelezatan sate padang Ajo Manih didukung dari kualitas daging yang diseleksi secara ketat oleh Ajo Manih sendiri setiap harinya. Daging sapi lokal yang digunakannya memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan daging lainnya, bumbu sate padang yang terbuat dari tepung beras ini diolah dengan campuran beragam rempah-rempah sehingga menghasilkan aroma yang sedap dan perpaduan daging, lidah serta bumbu kuning yang kental dapat menyatu di dalam mulut dan pastinya kawan Jakarta akan ketagihan. Image

 

Pengalaman unik Ajo Manih sebagai pengusaha sejak Maret 1996 sudah menghabiskan ratusan ribu sampai dengan jutaan tusuk sate hingga kini. Sebelum usaha sate padang digeluti, Ajo Manih pernah bekerja sebagai sopir berbagai kendaraan transportasi di tahun 2003, pengalaman pahit dan perasaan tidak nyaman selama menjadi sopir membawanya untuk memiliki keyakinan akan berhasil bila ia berani berusaha sendiri. Dengan modal nekad dan keinginan yang kuat, Ajo Manih mempelajari usaha sate padang dari salah seorang pedagang sate padang keliling selama sekitar delapan bulan, sampai akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha sate padangnya sendiri. Kesuksesan pun akhirnya dicapai Ajo Manih, hanya dalam kurun waktu dua tahun, Ajo Manih sudah dapat meningkatkan usahanya hingga menghabiskan sekitar 4000 tusuk per harinya. 

 

“Bumbunya yang OK banget, selain itu dagingnya berasa empuk dan tebal...sip punya deh”, puji Moko dan  Iman, yang baru saja selesai menikmati sate padang Ajo Manih.  

 

Denger-denger orang padang jago merantau semua ya...lantas yang tiggal di padang siapa ya???

 

Image

   

_MXC_TPL_USERS_COMMENTS  
 

_MXC_TPL_AVERAGE_USER_RATING

_MXC_NO_RATING

 


_MXC_ADDYOURCOMMENT
_MXC_COMMENTONLYREGISTERED

_MXC_NOCOMMENT



mXcomment 1.0.8 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved