| Roti Bakar Eddy |
|
|
| Minggu, 22 Juni 2008 | |
|
“Garing dan berasa sampai ke dalam…”
Roti Bakar Eddy memang lain dari yang lain. Bahan dasar yang diramu sendiri menghasilkan roti dengan tekstur yang besar dan lembut. Dicampur dengan berbagai macam rasa seperti taburan keju yang menggunung dan pisang yang sudah dipanggang membuat rasa roti sangat padat dan kental, garingnya roti ditambah dengan sedikit lumeran susu kental manis membuat roti bakar ini spesial, setiap gigitan menjadi lebih berasa.
Dengan nama awal Roti Bakar Eddy Blok M, bapak Eddy Supardi merintis usaha dengan tenda di pinggir jalan. Menu andalan Roti Bakar dan Pisang tentunya tetap menjadi andalan hingga saat ini. Menariknya, banyak menu yang dikeluarkan pak Eddy diberikan nama oleh pelanggan tetapnya, dimana sebagian besar adalah para pembalap mobil yang hobi nongkrong di Roti Bakar Eddy. Hasil penamaan menu diantaranya adalah V8, Tune Up dan berbagai istilah otomotif yang sering digunakan.
Suasana tempat yang sangat cocok untuk nongkrong menjadikan setiap pelanggan akan menjadi pelanggan tetap dan bisa berlama-lama di lokasi. Lebih unik lagi, pengalaman pak eddy diusir sampai dengan 13 (tiga belas) kali dari lokasi dagangan, semuanya dikarenakan satu penyebab, yaitu terlalu ramai sehingga seringkali suasana ramai tersebut membuat lingkungan sekitar protes. Namun, pucuk dicinta ulam tiba, setelah diusir sampai ke sekian kalinya, kini Roti Bakar Eddy memiliki lokasi di Al Azhar yang cukup permanen dan diterima lingkungan sekitar.
“Tempatnya OK banget buat nongkrong sampe sepuasnya, roti bakar yang lezat bikin suasana betah terus”, tutur Elang bersama dengan para sahabat Jazz, Aris dan Putri. Dengan durasi kedatangan sekitar empat sampai dengan lima kali dalam sebulan, menjadikan sekawanan sahabat ini PJT alias Pelanggan Jelas Tetap.
Kawan Jakarta...kita janjian aja nongkrong bareng gimana???
|
| Berikutnya > |
|---|
| No events |