|
“dari gubuk sampai modern” Manado..., keindahan alamnya mejadi salah satu objek wisata idaman di Indonesia. Berjuta nuansa masakan juga menjadi ciri khas kota Manado. Bagi anda yang sudah pernah singgah di bumi pertiwi manado, pasti pernah mendengar ikan Tude. Ya, ikan ini favorit masyarakat manado, dan kini tak ketinggalan lidah masyarakat Jakarta juga sudah dimanja dengan kenikmatan masakan ikan tude manado.
Bagi masyarakat Jakarta, kata ikan kembung tentunya cukup awam didengar, ditilik dari jenisnya, sebenarnya ikan Tude sama dengan ikan kembung, hanya saja ikan kembung yang satu ini berasal dari Manado. Sejak tahun 1996, Bapak Johny Rempas, sebagai perintis dan pemilik, memperkenalkan nikmatnya masakan ikan tude asli manado kepada masyarakat Jakarta. Dengan menempati rumah tua yang layaknya seperti warung gubuk itulah, ikan tude manado pertama kali diperkenalkan. Dengan jerih payah, dan usaha yang gigih, pak Johny dapat mengembangkan tempat makannya sampai menghabiskan ratusan ekor ikan tude tiap bulannya. Mengenal masakan manado tak lepas dari sambal yang mutlak menjadi penyedap rasa. Sambal Roa yang paling diminati pengunjung menjadi penyedap berbagai masakan manado. Sambal Roa sendiri terbuat dari ikan Roa yang dicampur dengan cabai dan diramu sedemikian rupa sehingga gurih dan sedapnya sambal menjadi khas di lidah. Semua jenis ikan yang ada di sini dikirim langsung dari manado, dikarenakan laut di daerah manado menghasilkan kesegaran ikan yang lebih dibandingkan dari Jakarta. Sejak tahun 2003,bangunan rumah tua yang dulu menjadi lokasi ikan tude manado telah dipugar dan dijadikan bangunan yang cukup megah. Kenyamanan dengan tempat yang bersih, ditunjang dengan lantai atas yang bisa dipesan secara khusus untuk acara barbeque menjadikan restoran ini nyaman untuk dikunjungi. ”Banyak pilihan ikan yang menarik dan rasanya juga OK”, tutur febi yang baru saja kembali dari bandung. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan sarana makan siang. Ngana pe coba ikan tude??? 

|