Gemerlap cahaya di sepanjang jalan menuju jalan masuk Muara Karang terlihat sangat mengundang. Cahaya lampu milik para pedagang ikan dan warna-warni payung mereka untuk melindungi dagangannya terlihat rapi. Begitu banyak hasil tangkapan laut yang dapat dinikmati di tempat ini, ada berbagai macam ikan, cumi-cumi, udang, kerang, kepiting, dsb. Untuk para penggemar seafood tempat ini sudah tidak asing lagi. Begitu banyak terlihat orang yang berlalu lalang hanya untuk sekedar melihat atau berniat membeli.
Manado..., keindahan alamnya mejadi salah satu objek wisata idaman di Indonesia. Berjuta nuansa masakan juga menjadi ciri khas kota Manado. Bagi anda yang sudah pernah singgah di bumi pertiwi manado, pasti pernah mendengar ikan Tude. Ya, ikan ini favorit masyarakat manado, dan kini tak ketinggalan lidah masyarakat Jakarta juga sudah dimanja dengan kenikmatan masakan ikan tude manado.
Tak ada kata kurang kepiting. Itulah hebatnya pakar kepiting cak gundul. ”Walaupun di Jakarta, kepiting bisa mengalami masa sulit, namun kepiting cak gundul selalu siap sedia”, jelas pak Machsun, yang lebih akrab dipanggil cak gundul. Sebagai seseorang yang sudah lama menggeluti kepiting, cak gundul tak berbesar hati, dan terus memfokuskan diri untuk mempelajari seluk beluk nikmatnya mengolah kepiting.
Begitulah nama jalan ini pada masa penjajahan Belanda. Silsilah jalan pecenongan ini menguak kisah seorang konglomerat yang pernah berjaya dengan usaha di bidang otomotif motor. Sehingga dari daerahnya kita dapat melihat banyak sekali ditemukan ruko-ruko yang menjual asesoris dan perkakas motor. Namun kini, selain asesoris dan perkakas motor, juga ditemui berbagai bengkel maupun show room mobil terkenal.