Jika anda menginginkan makanan yang ringan, namun nikmat dan legit, lebih baik anda segera datang ke otak-otak Petojo Binatu-”AN”. Kalau anda mendengar kata Binatu, yang terpikir pasti tempat cuci baju, namun di tempat yang satu ini anda tidak bisa minta baju anda dicuci, mintalah seporsi otak-otak dan segelas kelapa muda, dijamin piring dan gelas anda tidak bersisa, alias bersih tanpa dicuci.
Seger...seger...seger...!!! Hari gini makan kagak sehat, gak zamannya kaleee...Tempat makan yang satu ini juga pamornya dah kedengeran sampai ke seluruh pelosok Jakarta. Menikmati asinan bisa dilakukan di pagi hari, siang hari, ataupun malam hari. Segarnya sayuran maupun buah-buahan yang ada di dalam asinan menjadi penggugah selera.
Nikmat, cepat dan puas. Mungkin itulah tiga kata yang paling tepat menggambarkan tempat makan ini. Dari tampilan tempatnya, Seafood Anton 88 tidak beda dengan tempat makan tenda kebanyakan. Letaknya yang berada persis di pinggir jalan Kyai H. Moh. Mansyur, disertai dengan keramaian parkir motor dan mobil di sekitarnya menjadi cirri khas utamanya.
Nasi goreng dikenal sebagai santapan sejuta umat jakarta, bahkan mungkin se- Indonesia. Hampir di seluruh wilayah Jakarta dapat kita temui nasi goreng. Tapi kalau nasi goreng yang satu ini selalu dikunjungi ratusan pelanggan setiap harinya. Apa bedanya? Mau tahu rahasianya?