J besar dan K besar, itulah ciri khas kwetiaw Jangkung 78. Kalau anda penggemar kwetiaw, pasti sudah pernah denger yang namanya kwetiaw jangkung. Nah, biar gak sampe salah yang namanya JangKung yang asli, menggunakan huruf J dan huruf K yang besar. Letaknya yang berada di jalan Hayam Wuruk No. 78, membuat tempat ini sangat mudah ditemui terlebih bila anda tahu Holland Bakery hayam Wuruk, nah letaknya sekitar 2 ruko setelahnya.
“Rasa ayam empuk sekaligus gurih cuma ada di mas mono”
Gorengan tahu, tempe, pisang...Siapa yang tidak tahu gorengan... Tapi siapa yang mengetahui hubungannya dengan ayam bakar mas mono? Apa ada hubungannya?Ya, ada. Di balik kenikmatan Ayam Bakar Mas Mono terdapat kisah menarik yang mengiringi setiap detak kesuksesannya. Kisahnya di awal tahun 2000, kebulatan tekad dan keyakinan pak Agus Pramono, yang kemudian lebih dikenal dengan panggilan akrab Mas Mono, membawa Mas Mono pada keputusan untuk melangkahkan kakinya sebagai pengusaha, dimulai dengan berjualan gorengan di daerah Universitas Sahid. Dan, naluri bisnisnya pun semakin terasah, dengan melihat potensi pasar yang cukup besar terhadap ayam bakar, maka setelah menekuni sekitar lima bulan berjualan gorengan, mas Mono mengganti haluan usahanya dengan menjual ayam bakar.
Sosok pendekar mungkin sering kawan Jakarta dengar di pelajaran sejarah, ataupun saat sedang enyaksikan film. Namun pendekar yang satu ini, asli ada di Jakarta, tepatnya dari daerah pesanggrahan. Bang H. Chaerudin yang akrab dengan panggilan bang Idin, merupakan sosok yang cocok untuk mendapat julukan sebagai pendekar.
Kalau kawan Jakarta masih ingat saat berumur 15 tahun, tentunya di usia itu sebagian besar kawan Jakarta masih mengenyam pendidikan formal di bangku sekolah. Lain halnya dengan pak H. Wirto, yang sejak usia 15 tahun pak Wirto sudah terjun ke dunia usaha, dengan bimbingan sang kakak, maka kini mengakarlah seluruh naluri bisnis yang dimilikinya. Seafood Tiga Dara yang dikelolanya telah berkembang hingga bercabang sampai cabang yang keenam. Daya tarik seafood tiga dara tak lain dan tak bukan terletak pada kualitas rasa yang sudah terjamin sejak akhir tahun 1978.