Gemerlap cahaya di sepanjang jalan menuju jalan masuk Muara Karang terlihat sangat mengundang. Cahaya lampu milik para pedagang ikan dan warna-warni payung mereka untuk melindungi dagangannya terlihat rapi. Begitu banyak hasil tangkapan laut yang dapat dinikmati di tempat ini, ada berbagai macam ikan, cumi-cumi, udang, kerang, kepiting, dsb. Untuk para penggemar seafood tempat ini sudah tidak asing lagi. Begitu banyak terlihat orang yang berlalu lalang hanya untuk sekedar melihat atau berniat membeli.
Tak ada kata kurang kepiting. Itulah hebatnya pakar kepiting cak gundul. ”Walaupun di Jakarta, kepiting bisa mengalami masa sulit, namun kepiting cak gundul selalu siap sedia”, jelas pak Machsun, yang lebih akrab dipanggil cak gundul. Sebagai seseorang yang sudah lama menggeluti kepiting, cak gundul tak berbesar hati, dan terus memfokuskan diri untuk mempelajari seluk beluk nikmatnya mengolah kepiting.
Kawan nongkrong Jakarta tentunya punya makanan kebangsaan sepanjang masa. Ropita alias roti pisang tape. Nikmatnya makan ropita di malam hari sambil nongkrong gaul memang jelas bikin sensasi tersendiri. Banyak macam-macam santapan yang juga bisa dinikmati di malam hari, seperti Internet alias indomie telor kornet. Dari segi rasa, tentunya kawan Jakarta paling tahu mana yang paling diminati.Begitupun yang disajikan di ropita aneka rasa. Andalan Internet Kejunya sangat tersohor dan dapat sedikit menghangatkan dinginnya udara di malam hari.